ratu
Selasa, 29 April 2008
"TES UJIAN AKHIR SEKOLAH TIK MATERI WEBBLOG"
ujian yang harus dilaksanakan oleh negara indonesia menuntut kesuksesan setiap aparatur pendidikan.tidak hanya itu saja,pemerintah juga harus bersikap waspada terhadap adanya kecurangan - kecurangan.
banyak diantara kalangan yang berbuat curng selama ujian berlangsung, karena hal ini sudah nmerupakan kebudayaan yang salah
- Membaca Secara Kritis ◄
- Membaca/Memahami esei
- Kecepatan & pemahaman
- Persiapan Menghadapi Ujian
- Mengantisipasi Soal Ujian
- Menyiapkan Makalah
- Sepuluh tips saat ujian
- Ujian Benar/Salah
dari Critical Thinking oleh Moore dan Parker.
Sabtu, 22 Maret 2008
MUSEEE ABIEZZZ

MUSE
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
| ||
| Latar belakang | ||
| Asal | Devon, England | |
| Genre | Rock alternatif Rock progresif | |
| Tahun aktif | 1994–seakrang | |
| Perusahaan rekaman | Warner Bros. Records Eastwest Records Atlantic Records Helium 3 | |
| Situs web | MUSE.mu | |
| Anggota | ||
| Matthew Bellamy Chris Wolstenholme Dominic Howard | ||
MUSE adalah grup musik Inggris yang memiliki jenis musik yang menggabungkan berbagai aliran musik. MUSE memadukan aliran klasik, modern, dan bahkan latin pada lagu-lagu mereka. Band ini dibentuk di Devon pada tahun 1994. Anggota band terdiri dari tiga orang: Matthew Bellamy (vokalis, gitaris, pianis), Dominic Howard (drummer), dan Chris Wolstenholme (bassis). Setelah peluncuran album mereka yang keempat, Morgan Nicholls dan Dan the Trumpet Man juga sering tampil dalam konser MUSE, sebagai keyboardis dan backing vokal dan untuk Dan the Trumpet Man tampil sebagai peniup terompet untuk lagu knights of cydonia dan seterusnya.
Rabu, 12 Maret 2008
Punk Kontroversi
I. Sekilas Pandang Jaringan Anti Otoritarian
Jaringan anti otoritarian pada awalnya dibentuk dari jaringan antar individu yang bersepakat untuk tetap berkomunikasi pasca “Street Art Festival” di Jakarta yang diadakan dalam rangka mengenang aksi di Seattle sekitar tahun 2004 yang berakhir dengan pembubaran event itu oleh preman-preman sewaan Pemda. Pembubaran itu samasekali tidak mendapat “tanggapan” dari “panitia” “Street Art” dan mengakibatkan terusirnya partisipan luar Jakarta. Aktivitas ini digagas (atau setidaknya begitulah yang tercantum pada “surat edaran” mereka) oleh Institute Global Justice, kelompok Taring Padi, Yogyakarta dan sebuah kelompok dari Surabaya (saya lupa namanya). Dari “kekacauan” seperti inilah lantas jaringan anti otoritarian terbentuk dengan “memusatkan” diri di Jakarta, dimana sebelumnya telah terbentuk jaringan anarkis; Jakarta Anarchist Resistance (selanjutnya disebut JAR). Pasca “Street Art”, JAR-lah yang kemudian bertransformasi menjadi “pusat” jaringan anti otoritarian. Dari sekian lama komunikasi antar individu yang tersebar hampir di seluruh Indonesia, maka mereka memutuskan untuk menunjukkan keberadaan mereka melalui momen mayday.

.jpg)